sinopsis mumi

INTERNATIONAL LAB
International Lab, Bandung City, 23 Januari 2122

Rekha Maharani Doner, gadis cantik yang baru saja menginjak usia delapan belas tahun. Diusianya kini Rekha sudah bekerja di Laboraturium Green Touch (Laboraturium Internasional) sebagai bio-chemist. Laboraturium ini bernaung di bawah NSJ (National Society For Justice). Di tahun ini, semua negara bernaung di bawah NSJ. Tidak ada lagi negara Amerika, bahkan Indonesia. Tidak ada perbedaan ras, perpecahan, perebutan kekuasaan serta penindasan. Sebuah zaman yang sangat modern dengan teknologi canggih. Rekha memiliki commu-set, alat komunikasi yang berbentuk jam tangan. Isinya dilengkapi dengan program TV dan komputer. Alat ini dapat memberi informasi umum, mulai dari rute jalan, gosip, ramalan cuaca, harga barang yang diinginkan, kompas dan peta.


TELEPATI
Modern Civil Area, Distrik Dua, 12.01 p.m

Suatu malam Rekha bermimpi bertemu dengan gadis muda berpakaian serba hitam lengkap dengan penutup kepala yang berwarna hitam pula. Gadis itu meminta tolong. Tetapi tiba-tiba saja Rekha terbangun dari mimpinya. Ternyata James telah membangunkannya. James adalah pembantu di rumah Rekha. Tetapi Rekha sangat membencinya. Karena James selalu mengatur hidupnya. James selalu memperlakukan Rekha seperti anak kecil.


WILL
Vik Area, 01.15 p.m

Hari ini Rekha akan jalan-jalan dengan William (teman dekatnya) ke sebuah taman bernama Vik Area untuk merayakan ulang tahun Rekha. Taman tersebut memanfaatkan sistem teknologi canggih. Daun-daun kering terprogram jatuh di tanah dan burung-burung dengan virtual view terbang kesana-kemari. Di sana mereka justru membicarakan tentang kehidupan mereka yang selama ini sangat tenang, seperti tanpa tujuan. William merasa kehidupan sekarang terlalu sempurna. Segalanya terpenuhi. Namun itu semua seperti melewati suatu zona atau meloncati sesuatu. Sesuatu yang murni dan menyejukkan hati. Semua rasa penasaran itu akhirnya hanya bisa mereka pendam dalam hati masing-masing. Mereka pun melanjutkan kembali acara mereka.



SERENDIPITY

Malam berikutnya, Rekha kembali bermimpi, tapi anehnya mimpi itu sama dengan mimpinya yang kemarin. Gadis berpakaian serba hitam itu kembali mendatanginya dan meminta tolong. Lagi-lagi tidurnya dibangunkan oleh James. Akhirnya, Rekha memutuskan untuk segera pergi ke Lab dengan menggunakan air mobile. Air mobile merupakan kendaraan canggih, sehingga pengendara tidak perlu khawatir terjadi tabrakan atau kecelakaan. NSJ tidak hanya membuat lalu lintas darat, tetapi NSJ membuat lalu lintas di udara pula.

Sesampainya Rekha di lab, Mr. Ling, penanggung jawab Laboraturium tempat Rekha bekerja, mengajak Rekha ke gudang untuk mencari beberapa cairan formula. Saat di gudang, tanpa sengaja Rekha menjatuhkan tabung formula dan tabung itu pun pecah. Ketika Rekha sedang membereskan tabung, tiba-tiba ia mellihat tabung pembeku yang besar berbentuk kapsul ukuran manusia. Penasaran, Rekha pun membuka tabung itu. Lalu ia melihat seorang gadis terbujur kaku, yang telah beku bertahun-tahun lamanya. Gadis itu disebut mumi, karena ia seperti mayat hidup. Ternyata mumi itu adalah gadis yang ada dalam mimpi Rekha. Mr. Ling yang melihat kejadian itu pun segera mengusir Rekha untuk keluar dari gudang. Namun Rekha tetap penasaran.


OPERASI PERTAMA

Pagi itu Adda, teman dekat Rekha di laboraturium datang dengan pakaian yang sedikit nyentrik. Gadis itu selalu saja tampil modis dan tidak ketinggalan zaman. Dia bisa memadu-padankan pakaian-pakaiannya sepertinya dia ahli dalam fashion. Tiba-tiba Rekha teringat dengan mimpinya. Dia pun mencari tahu lewat pakaian gadis yang ada di mimpinya itu kepada Adda. Pakaian gadis yang ada dalam mimpi Rekha berasal dari Timur Tengah abad 20. Rekha juga bertanya apakah Adda mengetahui sedikit tentang mumi yang ada di gudang. Sayangnya, Adda tidak tahu.


OPERASI KEDUA
International Lab, 11.30 p.m

Keesokan harinya, Rekha kembali ke gudang dengan mengendap-endap dengan bantuan temannya, William. Rekha masuk ke dalam gudang, sementara William berjaga  di depan pintu. Rekha pun segera membuka tabung besar itu. Kemudian ia mengeluarkan chip miliknya dan ditempelkannya chip itu di kepala mumi. Chip itu berfungsi untuk merekam semua memori yang ada di kepala mumi. Setelah memori sudah masuk ke dalam chip, tiba-tiba datang dua orang lelaki jangkung mengendap-endap masuk. Ternyata mereka ingin mengambil memori mumi itu pula. Rekha segera bersembunyi, tetapi akhirnya ia tertangkap. Rekha pingsan dan dibawa oleh dua orang tersebut.


UNDERGROUND’S VILLAGE

Mom, Lee dan Adda mengkhawatirkan Rekha karena Rekha sudah seharian tidak pulang. Lee dan Adda adalah sahabat Rekha di Laboraturium. Ketika keduanya sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Rekha datang dengan sikap yang aneh. Ternyata itu bukan Rekha. Rekha digantikan dengan cyber pengganti. Tetapi tidak ada yang mengetahui. Sementara itu, di tempat lain, Rekha telah sadar . Ia bingung karena berada di tempat asing. Rekha juga dipaksa harus memakai pakaian tertutup. Karena semua wanita yang tinggal di tempat itu berpakaian tertutup dan dengan penutup kepala. Rekha dibawa ke sebuah pendopo, di sana ada Profesor Alfredo (kepala profesor di tempat Rekha bekerja). Ternyata diam-diam beliau adalah agen muslim. Profesor Alfredo menceritakan segalanya tentang mumi yang ada di gudang itu. Mumi itu bernama Miriam. Dia adalah kunci dari semua yang terjadi pada beberapa tahun silam. Profesor Alfredo bersama agen muslim lainnya, ternyata mereka ingin terbebas dari NSJ karena NSJ telah membentuk dunia baru, dunia tanpa agama (atheis) dan NSJ pula yang memberikan segala fasilitas canggih.


MEMORI MIRIAM

Ternyata yang menculik Rekha adalah Don dan kembarannya, Terry. Mereka adalah teman di laboraturium tempat Rekha bekerja. Kemudian, Don menceritakan semuanya tentang chip Miriam. Karena penasaran dengan semua itu, diam-diam Rekha memakai chip itu dan dia melihat bagaimana kejadian puluhan tahun silam, yaitu perang agama terbesar. Setelah semuanya porak-poranda, tidak ada yang tersisa, NSJ terbentuk dan bala bantuan pun datang. NSJ yang memberikan bantuan kepada semua orang-orang muslim yang masih tersisa. Ternyata para pendiri NSJ inilah yang merancang perang agama dari tahun 2003-2022. Dengan memancing sentimen agama di mana-mana, perlahan-lahan mereka menghapuskan keyakinan setiap orang terhadap Tuhan dengan segala hasutan dan bantuan. Akhirnya, NSJ sukses membuat semua orang phobia dengan agama serta berhasil menghimpun suara rakyat untuk menjadikan dunia takkan melindungi aliran agama apapun.

PENJELASAN MR. LING
International Lab, 07.10 a.m

Rekha akhirnya diizinkan untuk pulang. Walaupun sebenarnya, dia masih sangat bingung. Siapa yang harus dia percaya. NSJ atau Don. Rekha, Don dan Mr. Ling diinterogasi polisi terkait kasus pencurian di gudang. Akhirnya sedikit demi sedikit, kasus ini terungkap. Don ditangkap untuk diselidiki lebih lanjut.  Di saat yang bersamaan, Mr. Ling menceritakan semuanya tentang mumi itu kepada Rekha. Tetapi penjelasan Mr. Ling lebih mengejutkan. Ternyata Rekha ialah anak dari Miriam (mumi). Pada awalnya Mr. Ling mengetahui bahwa ada janin berusia dua bulan dalam mumi Miriam. Akhirnya atas bujukan Zetta (ibu Rekha), mereka mentransplantasi janin tersebut ke dalam rahim Zetta. Zetta terpaksa melakukan itu karena ia dinyatakan mandul dan ia melakukan semua itu tanpa sepengetahuan Adrianus (ayah Rekha).


PEMBURUAN

Don dibebaskan. Ternyata Hans dan Angel, polisi yang menangkap Don memihak kepadanya. Mereka juga tidak suka dipaksa menjadi atheis oleh NSJ. Saat Don kembali ke rumah, Rekha sedang berkunjung di sana. Profesor Alfredo dan Rekha berbincang-bincang mengenai penderitaan mereka (orang-orang muslim dan beragama lainnya) beberapa tahun silam. Beliau juga berkata, jika chip yang berisi memori Miriam itu ditemukan, mereka dapat terbebas dari keterasingan selama ini. Mereka akan menuntut NSJ ke pengadilan dengan menggunakan chip itu. Walaupun sulit, tetapi setidaknya mereka akan mendapatkan hak untuk bebas beragama. Rekha tidak tega melihat penderitaan orang-orang muslim selama ini. Akhirnya ia memberikan chip penting itu yang selama ini ada padanya. Angin kebebasan semakin harum tercium. Tak akan lama lagi.

Komentar